











Saat itu Cintya pulang mengunjungi papanya yang sakit, ketika itu kami hanya berkenalan di waktu yang singkat karena kami berdua tinggal di kota yang berbeda.
Pada Agustus 2020, Cintya akhirnya pindah dari Jayapura dan menetap di Pekanbaru. Semenjak saat itu kami mulai berhubungan sebagai brother dan sister karena kami berdua sama-sama disatu jemaat, JKI Jubilee, Pekanbaru.
Kami berdua sama-sama punya kerinduan yang sama yaitu berharap menemukan calon pasangan hidup yang sepadan dari Tuhan. Singkat cerita kerinduan tersebut kami bawa dalam doa, hingga akhirnya pada tanggal 28 September 2022 Martin mendapat keyakinan dalam hatinya bahwa Cintya adalah seseorang yang Tuhan tetapkan untuk jadi calon pasangan hidupnya.
Tanggal 9 Oktober 2022, akhirnya kami berdua memutuskan untuk bertunangan di depan jemaat JKI Jubilee, Pekanbaru.
Kamipun memutuskan untuk melangkah ke tahap selanjutnya yaitu mengikat janji dalam pernikahan kudus pada tanggal 18 Maret 2023.
Cinta bagi kami berdua adalah bukan hanya perasaan sebatas dua hati yang jadi satu tetapi lebih dari itu kami bersyukur Tuhanlah yang mengikat kami dalam KasihNya untuk saling mengasihi sebagai suami istri dan menggenapi panggilan Tuhan dalam keluarga kami nanti.